Polsek Sagaranten Kawal Distribusi Logistik Pemilu 2024 Hingga Gudang PPK

JAWA BARAT77 Dilihat

Barometer Jabar – Pemilu yang semakin dekat membuat seluruh pihak dan penyelenggara pemilu wajib memastikan distribusi logistik pemilu berjalan baik.

Hari ini, distribusi logistik pemilu berlangsung di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Rabu (24/1/2024).

Distribusi kotak dan surat suara tersebut dikawal personil Polsek Sagaranten, Satpol PP Kecamatan Sagaranten, Bawaslu, dan Anggota PPK Sagaranten.

Kotak dan surat suara didistribusikan dari gudang KPU Kabupaten Sukabumi yang berlokasi di jalan Sukaraja, menuju gudang PPK Sagaranten di Kampung Cigadog, Desa Sagaranten.

Kepada awak media, Kapolsek Sagaranten AKP Deni Miharja, membenarkan bahwa anggotanya ditugaskan untuk mengawal distribusi logistik pemilu 2024.

“Benar, anggota Polsek Sagaranten melakukan pengamanan dan pengawalan distribusi kotak dan surat suara berdasarkan Surat Pemberitahuan Nomor 108 /PP.08-SD/3202/1/2024, tanggal 23 Januari 2024,” ungkap Deni.

Di tempat terpisah, Ketua PPK Sagaranten Dadi Supardi mengungkapkan, dalam proses distribusi logostik pemilu tahap kedua tersebut menggunakan empat unit mobil boks.

“Kali ini kami gunakan empat kendaraan, yaitu tiga jenis kendaraan boks panjang dan satu kendaraan boks standar, membawa kotak suara sebanyak 604 buah,” jelas Dadi.

Secara detail, Dadi merinci jenis dan jumlah logistik Pemilu yang didistribusikan ke PPK Sagaranten, diantaraya:

– Kotak Suara DPD RI (151 buah)
– Surat suara DPD RI (41.065)
– Plano DPD RI (151 Set)
– Alat bantu Coblos Tuna Netra (151 Buah)
– Kotak Suara DPR RI Dapil 5 (151 buah)
– Surat Suara DPR RI Dapil 5 (41.065 lembar)
– Plano DPR RI Dapil 5 (151 Set)
– Kotak Suara DPRD Provinsi Dapil 5 (151 buah)
– Surat Suara DPRD Provinsi Dapil 5 (41.065 Lembar)
– Plano DPRD Provinsi Dapil 5 (151 Set)
– Kotak Suara DPRD Kabupaten Dapil 5 (151 buah)
– Surat Suara DPRD Kabupaten Dapil 5 (41.065 Lembar)
– Plano DPRD-Kabupaten Dapil 5 = 151 Set.

Jumlah kotak suara disebutkan sudah termasuk tambahan dua persen untuk setiap TPS.***

 

Jurnalis: Rismanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *